Month: August 2016

THE NATIONAL BOARD OF YFCC INDONESIA

0001 0001-1

 

Advertisements

Pemuda Peduli Lingkungan Melakukan Riset dan Campaign Penggunaan Kantong Plastik di Pasar Kramat Jati

WhatsApp Image 2016-08-21 at 09.25.16

Minggu, 21 April 2016 sejumlah Pemuda Pecinta Lingkungan yang tergabung dalam YFCC Indonesia melakukan aksi sosialisasi penggunaan Reusable-bags kepada sejumlah masyarakat di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.

Isu lingkungan terkait dampak negatif penggunaan kantong plastik menjadi masalah serius yang penting untuk dapat segera ditindaklanjuti. Plastik menjadi sumber masalah dan dapat merusak lingkungan dikarenakan proses pembuatannya menggunakan bahan kimia dan sulit terurai oleh alam. Banjir dan rusaknya ekosistem merupakan contoh dampak yang ditimbulkan oleh limbah plastik. Hal inilah yang mendorong YFCC Indonesia melakukan sosialisasi dampak negatif penggunaan kantong plastik terhadap ibu-ibu yang sedang berbelanja di Pasar Kramat Jati.

Sosialisasi yang dilakukan oleh YFCC Indonesia dengan melakukan riset sederhana yang melibatkan sekitar 30 responden yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga yang sedang berbelanja di Pasar Kramat Jati. Dari data kuesioner yang dihimpun menyebutkan bahwa 51% ibu-ibu di Pasar Kramat Jati jarang menggunakan kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari dan sekitar 30% ibu-ibu mengaku sering menggunakan kantong plastik sedangkan sisanya mengaku cukup sering menggunakan kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari. Dari data tersebut juga menyebutkan bahwa pada saat itu sekitar 54.5% ibu-ibu membawa kantong belanja sendiri yang dibawa dari rumah sedangkan sisanya yaitu 45.5% tidak membawa kantong belanja sendiri dari rumah.

Dari hasil riset yang dilakukan secara sederhana tersebut didapatkan sebuah fakta yang cukup mengejutkan, yaitu sekitar 48.5% plastik hasil belanjaan dibuang begitu saja oleh ibu-ibu rumah tangga, 45.5% plastik belanjaan disimpan dan digunakan kembali untuk tempat sampah dan wadah barang-barang lainnya sedangkan sisanya mengaku bahwa plastik hasil dari belanjaan dibakar begitu saja.

Dari riset ini cukup menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang kurang mengerti bahaya dan dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari penggunaan kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya sosialisasi ini, Pemuda Pecinta Lingkungan yang tergabung dalam YFCC Indonesia mengharapkan bahwa ibu-ibu rumah tangga semakin lebih sadar dan mengerti bahwa Kantong Plastik dapat menimbulkan bahaya yang cukup serius bagi lingkungan. Tentunya kita mengaharpkan bahwa bumi ini akan terus terjaga kelestariannya sehingga akan dapat memberikan kebermanfaatan seumur hidup. (Ato)