Month: April 2016

Inspirations for Acts of Leadership

UN
Advertisements

TIMELINE YFCC INDONESIA 2016-2018

Telah Berlangsung

  • Munas YFCC Indonesia 2016 (10 Januari 2016 di ASEAN Youth Center)
  • Pelantikan & Raker YFCC Indonesia 2016-2018 (20 Februari 2016 di ASEAN Youth Center)
  • HPSN 2016 (21 Februari 2016 di Bundaran HI)
  • FGD with KLHK
  • Youth for Climate Camp di Bali
  • Rapat Koordinasi Peran Pemuda Terhadap Perubahan Iklim dengan KEMENPORA & UKP UPPI (6 April 2016 Pukul 09.00-12.00 WIB)
  • Rapat Paripurna YFCC Indonesia Tahap I (6 April 2016 Pukul 13.30-21.00 WIB)
  • ICCEFE (Indonesia Climate Change Education Forum & Expo) 2016 (14-17 April 2016 di Jakarta Convention Center-Assembly Hall)
  • Earth Day Celebration (15-16 April 2016 di Yayasan Budi Luhur)
  • Talk Show Asik Tanpa Plastik “Pengelolaan Sampah Plastik Menuju Indonesia Bebas Sampah 2020” (24 April 2016 di UKM Center UGM)
  • Sayembara Bumi dalam rangka memperingati Hari Bumi (22 April 2016)
  • Open Recruitment YFCC D.I. Yogyakarta (14-28 April 2016)
  • Rapat Paripurna YFCC Indonesia Tahap II (29 April 2016, Pukul 09.00-18.00 WIB di Kantor UKP UPPI)
  • YFCC Heart to Heart (29 April 2016, Pukul 19.00-23.00 WIB di Taman Suropati)
  • Musyawarah Koordinasi Pengurus (MUKORUS) YFCC Indonesia (30 April 2016, Pukul 09.00-17.00 WIB di Taman Kodok, Jakarta Pusat)
  • Open Recruitment YFCC Jawa Tengah (20 April-8 Mei 2016)
  • Pembahasan Draft Development of National Readness Roadmap on Action for Climate Empowerment in Indonesia (13 Mei 2016, Pukul 13.00-16.30 WIB di Hotel Century Park, Jakarta)
  • Grant Event Youthful.Social Project (14 Mei 2016, Pukul 10.00-17.30 WIB di Aula Universitas Paramadina)
  • Up Grading Pengurus YFCC Indonesia (21-22 Mei 2016 Pukul 13.00 WIB-selesai di Situ Gintung)
  • Climate Ranger Camp YFCC DIY (27-29 Mei 2016 di Ngepet, Bantul, Yogyakarta)
  • Kopdar 100 Komunitas (28 Mei 2016 Pukul 09.30 – 18.00 WIB di Binus University Lt. 6, FX Sudirman, Jakarta)
  • Children Climate Class (28 Mei 2016 08.30-12.30 WIB di TK-SD Kesatria Bangsa)
  • International Youth Forum on Climate Change and Sustainable Development (3-5 Juni 2016 di Ancol)
  • Eco Music Camp (2-4 Juni 2016 di Taman National Gn. Halimun Salak Sukamantri-Bogor, Jawa Barat)
  • Musyawarah Nasional Istimewa (MUNAS ISTIMEWA), Buka Bersama YFCC Indonesia, Musyawarah Koordinasi Pengurus (MUKORUS), Sahur Bersama YFCC Indonesia & Pelantikan Ketua Umum YFCC Indonesia (Sabtu-Ahad, 19-20 Juni 2016 Pukul 15.00 WIB [Sabtu]-13.00 WIB [Ahad] di Kompleks Jl. Bek KH Royani 1, Karet, Kuningan, Jakarta)

Akan Berlangsung

  • Open Recruitment Pengurus Pusat YFCC Indonesia 2016-2018 (Coming Soon)
  • Open Recruitment Pioneers Regional YFCC Indonesia 2016-2018 (Coming Soon)

Agenda Rutin Eksternal

  • ACER (Ahad Cerdas) (dua minggu sekali) by YFCC Indonesia
  • Youth for Climate Camp (setahun sekali) by YFCC Indonesia
  • CFD, Clean Up & Amazing Rare (dua bulan sekali) by YFCC Indonesia
  • Children’s Climate Class (dua bulan sekali) by YFCC Indonesia
  • Climate Facts (setiap minggu) by YFCC Indonesia
  • Climate Action Day (sebulan sekali) by YFCC Indonesia
  • Penerbitan CliMag (Climate Magazine) (sebulan sekali) by YFCC Indonesia
  • Communities Gathering (tiga bulan sekali) by YFCC Indonesia
  • NGASO (Ngobrol Asil Online) (setiap minggu) by YFCC DIY

Pembangunan Kota di Indonesia Harus Rendah Emisi Karbon

20160416013811 (3)

Pemerintah kota dan pihak nonpemerintah lainnya hadir dalam seminar bahas pembangunan kota yang rendah emisi karbon

Jakarta, 14 April 2016 – Sebagai tindak lanjut Kesepakatan Paris yang merupakan hasil perundingan global perubahan iklim Conference of Parties ke-21 (COP21) di Paris tahun 2015 kemarin, hari ini berbagai pihak terkait pembangunan perkotaan di Indonesia menghadiri seminar untuk membahas tentang dampak perubahan iklim bagi perkotaan dan solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari kegiatan perkotaan.

Seminar yang berjudul “Membangun Kota Rendah Emisi Karbon, Berketahanan Iklim, dan Komunitas Berkelanjutan” ini diselenggarakan oleh Kantor Utusan Khusus Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim (UKP-PPI) yang termasuk dalam rangkaian acara Indonesia Climate Change Education Forum and Expo di Jakarta Convention Center sejak hari Kamis hingga Minggu (14-17 April 2016).

Seminar tersebut dihadiri oleh peserta dari kalangan pemerintah daerah dan kota seluruh Indonesia, pelaku usaha baik BUMN maupun swasta nasional, akademisi, peneliti perkotaan, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan komunitas pemuda.

Rachmat Witoelar, Utusan Khusus Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim yang menyampaikan keynote speech dalam seminar tersebut mengatakan bahwa, “Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan kota-kota di Indonesia itu sangat besar, terutama berasal dari aktivitas transportasi, pemakaian energi di gedung dan rumah, serta sampah. Hal ini perlu menjadi perhatian kita bersama, karena tingkat urbanisasi di Indonesia dan jumlah penduduk yang tinggal di kota juga tinggi. Oleh karena itu, pembangunan perkotaan di Indonesia harus berubah menuju kota yang rendah emisi karbon. Selain itu, pembangunan kota juga harus mengantisipasi dampak perubahan iklim, sehingga masyarakat kota dapat hidup dengan nyaman. Hal ini harus menjadi PR kita semua dan bukan hanya tugas pemerintah semata”.

Bima Arya, Wali Kota Bogor yang merupakan salah satu pembicara, menyampaikan tentang upaya Kota Bogor untuk menjadi kota yang hijau. “Mewujudkan kota Bogor yang hijau merupakan misi suci masyarakat Bogor. Kami ingin agar Kota Bogor bisa kembali dikenal seperti dulu yang merupakan kota paling hijau di dunia bagian timur. Kami belajar bahwa sebenarnya yang paling penting dan paling menantang adalah membangun kultur masyarakat. Meskipun sudah dibangun pedestrian dan sistem transportasi umum yang bagus tapi kalau warganya tidak mau jalan ya tidak akan berhasil. Untungnya, komunitas yang peduli lingkungan di Bogor sangat banyak dan mereka sangat membantu pemerintah Kota Bogor untuk mengubah kultur masyarakat. Kami ingin agar pembangunan kota yang rendah emisi karbon bisa dilakukan dimulai dari masyarakat dengan model bottom-up.”

Seminar ini juga mengangkat pentingnya perencanaan yang matang dan koordinasi di tingkat pusat agar pembangunan perkotaan dapat berjalan dengan emisi karbon yang rendah. Terdapat juga pembicara dari perwakilan swasta yang memaparkan aksi maupun solusi yang dapat dilaksanakan untuk tingkat pengembang dan perkotaan.

Seminar ini merupakan awal dari rangkaian kegiatan Kantor UKP-PPI untuk melibatkan dan meningkatkan peran serta berbagai pihak dalam perkotaan. Beberapa agenda untuk diskusi dan seminar di kota-kota lain juga akan dilakukan dengan tujuan untuk lebih mengarusutamakan pembicaraan mengenai kota yang rendah emisi karbon, berketahanan iklim, dan komunitas yang berkelanjutan.